Kanada sudah lama terlambat untuk membuat strategi keamanan iklim nasional

Dampak perubahan iklim terhadap masalah keamanan seperti ketidakstabilan politik dan migrasi massal didokumentasikan dengan baik. Sudah saatnya Kanada menjadikan perubahan iklim sebagai prioritas keamanan nasional dan mengembangkan rencana keamanan iklim nasional.

Perubahan iklim berdampak pada lanskap keamanan global. Pakar keamanan telah memperingatkan tentang implikasi perubahan iklim pada risiko keamanan seperti ketidakstabilan politik dan konflik. Pada debat terbuka Dewan Keamanan PBB baru-baru ini tentang perubahan iklim dan perdamaian dunia, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mendesak para pemimpin dunia untuk meningkatkan upaya mereka dalam menangani keamanan iklim. Terlepas dari peringatan ini, Ottawa tidak memiliki strategi keamanan iklim nasional, yang membuat Kanada rentan terhadap risiko keamanan terkait perubahan iklim.

Perubahan iklim umumnya dianggap sebagai masalah lingkungan. Tetapi para ahli militer menyebut perubahan iklim sebagai “pengganda ancaman” yang dapat mengintensifkan berbagai masalah keamanan. Secara global, bencana terkait iklim seperti banjir, kebakaran hutan, kekeringan dan badai telah menyebabkan kerawanan pangan, kekurangan air, hilangnya harta benda dan kemiskinan. Keluhan sosial dan ekonomi ini dapat meningkatkan banyak risiko keamanan seperti perang, terorisme, dan migrasi paksa.

Di tempat-tempat seperti Yaman dan Afghanistan, dampak perubahan iklim telah memperburuk konflik antar komunitas dan mempersulit upaya pembangunan perdamaian yang sedang berlangsung. Di negara kepulauan seperti Kiribati, naiknya permukaan laut dan intrusi air asin memaksa orang untuk meninggalkan rumah mereka. Menurut beberapa perkiraan, perubahan iklim dapat menggusur lebih dari 1,2 miliar orang secara global pada tahun 2050.

Seperti yang diperlihatkan oleh peristiwa yang lalu dan yang sedang berlangsung, ketidakstabilan politik dan konflik di bagian lain dunia dapat merusak keamanan nasional Kanada.

Perubahan iklim sudah memberi tekanan pada militer Kanada. Pada 2019, Menteri Pertahanan Harjit Sajjan mengatakan ada kebutuhan yang semakin besar bagi Angkatan Bersenjata Kanada untuk memberikan bantuan bencana di dalam dan luar negeri. Saat ini, ada lebih banyak pasukan Kanada yang dikerahkan untuk memberikan bantuan bencana di dalam negeri daripada untuk operasi di luar negeri. Analisis internal Departemen Pertahanan menemukan dampak iklim akan meningkatkan risiko keamanan dan permintaan pasukan Kanada di negara-negara Afrika. Perubahan iklim juga menghadirkan risiko bagi infrastruktur dan peralatan pertahanan Kanada. Misalnya, pangkalan angkatan laut Kanada di Halifax dan Esquimalt rentan terhadap kenaikan permukaan laut, yang dapat memengaruhi kesiapan Kanada untuk menanggapi ancaman keamanan lainnya.

Perubahan iklim juga merusak kedaulatan Arktik Kanada. Es Arktik yang mencair telah membuka Jalur Barat Laut dan memungkinkan kekuatan dunia seperti AS dan Rusia untuk meningkatkan kehadiran militer mereka di wilayah tersebut. Minat China yang meningkat di Samudra Arktik untuk kapal kargonya juga menimbulkan tantangan baru bagi kepentingan keamanan Kanada di Kutub Utara.

Strategi pertahanan Kanada, Strong, Secure, Engaged, menyoroti komitmen militer untuk “meningkatkan kemampuannya dalam menanggapi peristiwa cuaca buruk dan bencana alam lainnya, baik di dalam maupun luar negeri.” Tetapi Departemen Pertahanan sendiri tidak dapat menangani keamanan iklim. Dalam rencana iklim barunya, “Lingkungan yang Sehat dan Ekonomi yang Sehat,” Ottawa menguraikan 64 langkah ambisius untuk mengurangi emisi gas rumah kaca Kanada. Sayangnya, rencana ini tidak membahas keamanan iklim atau menjelaskan bagaimana Kanada akan beradaptasi dengan dampak iklim.

Kanada harus mengembangkan strategi nasional untuk melindungi warga Kanada dari risiko keamanan terkait perubahan iklim. Pemerintah federal pertama-tama harus memasukkan strategi ini ke dalam rencana iklimnya untuk memastikannya konsisten dengan pendekatan keseluruhan negara itu untuk mengatasi perubahan iklim.

Selain itu, pemerintah perlu segera memenuhi janjinya untuk mengembangkan strategi adaptasi nasional agar masyarakat dapat merespon dampak iklim. Meningkatkan ketahanan masyarakat terhadap perubahan iklim akan mengurangi potensi kerusakan yang terkait dengan bencana iklim dan permintaan bantuan Pasukan Kanada untuk bantuan bencana. Ottawa juga perlu bekerja sama dengan negara lain untuk meminimalkan risiko keamanan terkait perubahan iklim secara global, seperti memantau risiko iklim di titik panas. Selain itu, Kanada harus memfokuskan bantuan pembangunan resminya untuk membantu negara-negara rentan meningkatkan kapasitas adaptasi iklim mereka.

Bencana terkait iklim akan menciptakan bencana global dengan proporsi yang sangat besar. Tidak adanya strategi holistik untuk menangani keamanan iklim akan menempatkan keamanan nasional Kanada dalam situasi yang genting. Saatnya sekarang bagi Ottawa untuk menempatkan perubahan iklim sebagai jantung keamanan nasionalnya dan mengembangkan rencana yang akan memungkinkan Kanada mengatasi keamanan iklim.

“Ottawa tidak memiliki strategi keamanan iklim nasional, yang membuat Kanada rentan terhadap risiko keamanan terkait perubahan iklim,” tulis @LuthfiDhofier. #cdnpoli #ClimateCrisis

Luthfi Dhofier adalah seorang peneliti dan analis kebijakan yang berspesialisasi dalam kebijakan iklim dan energi.

https://thefroggpond.com/